Pembelajaran yang Menyenangkan dengan Permainan

Pendidikan tidak pernah lepas dari kehidupan dari masa ke masa. Dari masa kids zaman old hingga kids zaman now yang serba canggih. Terlebih penting lagi, pendidikan pada masa sekolah dasar sangatlah penting untuk pondasi pendidikan yang kuat siswa dalam menjalani proses pendidikan selanjutnya.

Tujuan kita sebagai guru tentu saja membuat pembelajaran di suatu kelas tersebut menjadi berhasil. Entah menggunakan metode yang kreatif sampai media pembelajaran yang inovatif. Pembelajaran di kelas di katakan berhasil apabila siswa paham dan mengerti apa yang sudah di sampaikan guru. Saya teringat sebuah kata-kata bijak "apabila kamu mendengar kamu akan ingat, apabila kamu melihat kamu akan paham, apabila kamu melakukan kamu akan mengerti". Jadi, apabila seorang guru mengajar hanya dengan metode ceramah, maka maksimal siswa hanya bisa mengingatnya (tergantung siswa). Kalau di kelas siswa di suruh memperhatikan guru mendemontrasikan suatu materi pembelajaran, maksimal capaian siswa adalah paham. Sedangkan apabila siswa yang mendemontrasikan suatu materi pembelajaran tersebut maka siswa tersebut akan mengerti.

Sebenarnya ada banyak cara supaya pembelajaran di kelas mendapat predikat berhasil. Salah satunya adalah dengan cara membuat pembelajaran di kelas tersebut menjadi pembelajaran yang menyenangkan. Seperti yang dikatakan Dave Meier bahwa belajar menyenangkan adalah sistem pembelajaran yang berusaha untuk membangkitkan minat, adanya keterlibatan penuh, dan terciptanya makna, pemahaman, nilai yang membahagiakan pada diri siswa.
 
Seperti halnya ungkapan yang dipromosikan oleh Mihaly Csikszentmihalyi ”Syarat bagi pembelajaran yang efektif adalah dengan menghadirkan lingkungan seperti masa kanak-kanak”. (bukan ”kekanak-kanakkan”)  melainkan yang mendukung dan menggembirakan (”bermain”). Dan lebih lanjutnya Csikszentmihalyi katakan ”Selama beberapa tahun pertama kehidupan, setiap anak adalah ”mesin belajar” kecil yang tidak kenal lelah mencoba lagi gerakan-gerakan baru, kata-kata baru, setiap hari. Perhatikanlah dengan saksama, pusatkanlah pada wajah seorang anak tatkala belajar ketrampilan baru.

Pembelajaran yang menarik dan menyenangkan menjadi salah satu alternatif bagi guru untuk meningkatkan kualitasnya dalam mendidik peserta didik. Untuk itu, guru harus mengetahui hakikat belajar dan pembelajaran yang baik. Keberhasilan proses pembelajaran sangat dipengaruhi oleh pemahaman guru terhadap hakikat tersebut.Selain dapat meningkatkan semangat belajar, pembelajaran yang menarik dan menyenangkan juga memicu seorang guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan pembelajaran yang dapat menarik perhatian siswa dalam menyampaikan materi pelajaran. Disinilah tingkat kekreativitasan dan keterampilan mendidik siswa akan terlihat, sehingga guru harus pandai memutar otak.Harapannya, dengan terciptanya pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, akan tercapai pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.

Seperti apa pembelajaran yang menyenangkan? menurut saya pembelajaran menyenangkan adalah pembelajaran yang mampu membuat siswa belajar dengan menyenangkan atau dapat dikatakan belajar sambil bermain. Ada banyak cara membuat pembelajaran menjadi menyenangkan sesuai dengan situasi dan kondisinya masing-masing.

Saya pribadi pernah melakukan survei terhadap siswa saya yang kebetulan berada di kelas V di SDN Burum, Sekolah yang berada di salah satu daerah di Kabupaten Tabalong. Salah satu pertanyaan yang saya survei adalah "bagaimana pembelajaran yang diinginkan?". Hasilnya, 90% siswa menjawab dengan permainan. Setelah itu saya mencoba berbagai macam permainan untuk meningkatkan hasil belajar siswa-siswa saya. Dengan harapan ketika saya menggunakan metode yang menyenangkan, saya dapat meningkatkan hasil belajar atau meningkatkan pemahaman siswa-siswa saya. 

Ada beberapa contoh yang pernah saya gunakan dalam kegiatan pembelajaran.

1. Permainan Ular Tangga
pada permainan ular tangga yang saya gunakan sebenarnya  memiliki peraturan yang sama dengan permainan ular tangga biasa. Hanya saja dimodifikasi sedikit guna kegiatan pembelajaran. pertama siswa di kelas di bagi menjadi 3 kelompok, setiap siswa dalam kelompok mendapat satu kali giliran melempar dadu. setiap mendapat giliran, pemain di beri pertanyaan tentang pembelajaran. apabila dia tidak bisa menjawab maka tidak boleh melempar dadu. permainan selesai ketika salah satu kelompok berhasil mencapai finish.

2. Permainan Dakon KPK dan FPB
Dakon merupakan salah satu permainan tradisional yang sangat menyenangkan. menurut saya sangat efektik ketika saya gunakan dalam materi KPK dan FPB. untuk lebih jelas silakan klik di link berikut Blog Miftah

3. Permainan peta harta karun
 siswa dibagi menjadi 2 kelompok. masing-masing kelompok di beri sebuah peta rahasia yang hanya di tunjukkan kepada ketua kelompok. selanjutnya ketua kelompok menyampaikan kepada anggotanya jalur peta menuju harta karun (finish). setiap kotak yang di lalui diberikan petunjuk tentang materi IPA. Jadi setiap satu langkah perjalanan yang dalam permainan ini berbentuk satu kotak, diberikan satu petunjuk/soal tentang materi pembelajaran. Kelompok yang pertama mencapai finish adalah kelompok yang menang.

Beberapa contoh permainan di atas adalah beberapa permainan yang pernah saya terapkan di kelas saya. Dalam permainan di atas tidak ada aturan baku dalam aturan permainannya. Aturan permainannya disesuaikan dengan materi ataupun kreatifitas guru sendiri dengan menggunakan metode ATM (amati, tiru dan modifikasi). 

Masih banyak lagi permainan yang bisa digunakan dalam pembelajaran. Yang penting mampu membuat siswa berhasil dalam pembelajaran tersebut. Untuk teman-teman lainnya yang ingin memberikan masukan atau kritik silakan tulis di kolom komentar, terima kasih.

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Pembelajaran yang Menyenangkan dengan Permainan"

  1. Hemmm...itulah sifat anak-anak yang masih gemar bermain. Tentu harus tetap disematkan unsur-unsur edukatif dalam permainan tersebut.

    ReplyDelete

Follow by Email